Fans Milanisti – Gerry Cardinale, pemilik AC Milan melalui RedBird Capital, sedang hadapi ujian terbesar sejak ambil alih klub pada 2022. Menurut Corriere della Sera (via SempreMilan, 10 Januari 2026), Cardinale harus penuhi syarat pinjaman €600 juta dari Elliott Management (eks pemilik Milan) untuk hindari risiko kehilangan kendali klub. Ini jadi ‘momen kebenaran’ bagi proyek RedBird.
Pinjaman ini bagian dari struktur pembelian Milan dari Elliott senilai €1,2 miliar pada 2022. Cardinale bayar €600 juta tunai saat itu, sisanya €600 juta berbentuk pinjaman dari Elliott dengan jaminan saham Milan. Jika tak penuhi syarat (termasuk performa keuangan, kualifikasi Liga Champions, dan stabilitas klub), Elliott bisa ambil alih saham kembali.
Kondisi Pinjaman Elliott
- Jaminan: Saham Milan sebagai collateral.
- Syarat Utama:
- Milan harus lolos Liga Champions setiap tahun.
- Profitabilitas klub meningkat.
- Tidak ada pelanggaran FFP (Financial Fair Play).
- Risiko: Jika gagal, Elliott bisa klaim saham dan kembali jadi pemilik.
Cardinale optimis:
“Kami sudah penuhi banyak target. Milan puncak klasemen, profit €3 juta, dan kami investasi di San Siro baru. Ini bukan risiko, tapi kesempatan buktikan proyek kami.”
Situasi Keuangan Milan Saat Ini
Milan untung €3 juta di 2024-25 (pertama sejak 2006), omzet €494 juta, tapi masih rugi akumulatif dari pandemi. Investasi infrastruktur (San Siro baru) dan transfer (Fullkrug, Jashari) jadi beban, tapi performa lapangan (puncak Serie A, 30 poin) beri harapan.
Dampak untuk Milan
Kegagalan penuhi syarat bisa bawa Elliott kembali – skenario terburuk bagi fans. Tapi Cardinale yakin:
“Kami punya rencana jangka panjang. Milan akan tetap milik kami.”
Forza Milan – momen kebenaran ini harus dilewati! Bagikan pendapat Anda di kolom komentar.





