Fans Milanisti – Malam yang pahit di San Siro. AC Milan kalah 0-1 dari Parma setelah gol Adrián Cuesta dari set-piece. Rossoneri dominan sepanjang laga tapi gagal cetak gol, dan kekalahan ini bikin sakit kepala muncul di hampir semua lini. Berikut lima hal penting yang bisa kita pelajari dari laga ini.
1. Finishing Kembali Jadi Momok Utama
Milan ciptakan 15 tembakan dengan xG 1.4, tapi tidak satu pun masuk. Fullkrug, Leão, dan Loftus-Cheek punya peluang emas tapi gagal. Ini cerita lama yang terulang lagi – serangan dominan tapi tidak mematikan.
2. Bola Mati Masih Titik Lemah Fatal
Gol Cuesta datang dari situasi set-piece (corner atau free-kick). Milan sudah sering kebobolan dari bola mati musim ini. Organisasi dan konsentrasi di situasi ini harus segera diperbaiki.
3. Konsentrasi Drop di Momen Krusial
Milan dominan penguasaan bola (62%) dan ciptakan peluang, tapi lengah di satu momen penting. Parma manfaatkan kesalahan kecil dan cetak gol. Pola ini sering muncul di kekalahan Milan musim ini.
4. Rotasi Tidak Berhasil Maksimal
Allegri coba rotasi dengan masukkan Nkunku dan Loftus-Cheek, tapi serangan kurang mengalir di beberapa momen. Lini tengah tetap kuat berkat Fofana dan Modrić, tapi depan butuh sentuhan akhir lebih baik.
5. Parma Tunjukkan Mental Juara Bertahan
Parma bertahan sangat disiplin dan manfaatkan satu kesempatan. Tim ini buktikan tidak mudah dikalahkan meski status underdog. Milan harus belajar dari ini untuk lawan tim-tim yang main bertahan rapat.
Allegri: “Kami dominan tapi kurang tajam. Parma manfaatkan set-piece dengan baik. Ini kekalahan yang harus kami pelajari cepat. Sakit kepala muncul di segala penjuru lapangan.”
Milan saat ini berada di posisi ke-2 klasemen Serie A dengan 54 poin (W15 D9 L2). Kekalahan ini jadi alarm merah besar menjelang fase krusial musim.
Forza Milan – kekalahan dari Parma bikin sakit kepala! Apa pelajaran terpenting menurut kalian? Bagikan pendapat di kolom komentar.





