Mengapa Milan Kembali Tunjukkan Kelemahan Lama Lawan Parma

AC Milan

Fans Milanisti – Kekalahan 0-1 dari Parma di San Siro jadi pukulan telak bagi AC Milan. Rossoneri kembali tunjukkan kelemahan lama yang familiar: kurang tajam di depan gawang, konsentrasi drop di bola mati, dan gagal manfaatkan dominasi. Gol Adrián Cuesta dari set-piece jadi penentu, sementara Milan ciptakan banyak peluang tapi tidak ada yang masuk.

Allegri usai laga: “Kami dominan tapi kurang tajam di depan. Parma manfaatkan set-piece dengan baik. Ini kekalahan yang harus kami pelajari cepat. Kami tunjukkan kelemahan lama yang harus segera diperbaiki.”

Bacaan Lainnya

Kelemahan Lama yang Muncul Lagi

  1. Finishing Buruk Milan ciptakan 15 tembakan (5 on target) dengan xG 1.4, tapi tidak satu pun gol. Fullkrug, Leão, dan Loftus-Cheek punya peluang emas tapi gagal. Ini cerita lama yang terulang di laga-laga kandang.
  2. Konsentrasi di Bola Mati Gol Cuesta datang dari set-piece (corner atau free-kick). Milan sudah sering kebobolan dari situasi mati musim ini – masalah yang belum teratasi sepenuhnya.
  3. Kurang Klinis di Momen Krusial Milan dominan penguasaan bola (62%) dan tembakan, tapi gagal konversi. Parma bertahan rapat dan manfaatkan satu kesempatan – pola yang sering muncul di kekalahan Milan musim ini.

Statistik Utama

  • Penguasaan Bola: Milan 62% – Parma 38%
  • Tembakan: Milan 15 (5 on target) – Parma 8 (3 on target)
  • xG: Milan 1.4 – Parma 0.9
  • Corner: Milan 8 – Parma 3

Milan dominan tapi gagal manfaatkan peluang, Parma klinis di bola mati.

Rating Pemain Milan

  • Ruben Loftus-Cheek (7) → Energi tinggi, ciptakan peluang, tapi gagal cetak gol krusial.
  • Mike Maignan (7) → Selamatkan beberapa peluang Parma.
  • Rafael Leão (6.5) → Ancaman konstan, tapi finishing kurang tajam.
  • Niclas Fullkrug (6.5) → Hold-up play bagus, tapi peluang sundulan melebar.
  • Davide Bartesaghi (7) → Solid di sayap kiri, bertahan baik.

Allegri: “Kami harus lebih tajam di depan dan lebih fokus di bola mati. Ini kekalahan yang harus kami pelajari cepat.”

Forza Milan – kekalahan ini jadi alarm. Apa kelemahan utama yang harus diperbaiki menurut kalian? Bagikan pendapat di kolom komentar.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *