Fans Milanisti – Niclas Fullkrug gagal mengeksekusi penalti di laga AC Milan vs Pisa setelah tendangannya membentur tiang gawang. Meski ada protes dari kubu Milan karena beberapa pemain Pisa bergerak sebelum bola ditendang, wasit tidak memerintahkan pengulangan tendangan. Situasi ini jadi sorotan setelah Milan menang 2-1.
Massimiliano Allegri usai laga mengomentari insiden tersebut: “Kami punya hak protes karena beberapa pemain lawan bergerak sebelum bola ditendang. Tapi wasit sudah memutuskan, dan kami harus terima. Itu bagian dari sepak bola.”
Penjelasan Aturan Penalti
Menurut aturan IFAB (IFAB Laws of the Game 2025/26):
- Jika penendang penalti gagal dan bola tidak masuk gawang, tendangan tidak diulang kecuali ada pelanggaran berat dari kiper atau pemain bertahan (misalnya kiper bergerak dari garis gawang sebelum bola ditendang).
- Gerakan pemain bertahan sebelum bola ditendang hanya dianggap pelanggaran jika wasit menilai itu memengaruhi penendang secara langsung atau ada “clear and obvious” pelanggaran.
- Dalam kasus ini, wasit menilai gerakan pemain Pisa tidak cukup signifikan untuk diulang, sehingga keputusan final: tendangan tidak diulang.
VAR juga tidak intervensi karena tidak ada “clear and obvious error” dari keputusan wasit lapangan.
Dampak Insiden
- Milan tetap menang berkat gol Loftus-Cheek dan Modrić di babak kedua.
- Penalti gagal Fullkrug jadi momen krusial yang hampir merugikan, tapi karakter tim terlihat saat bangkit.
- Milan puncak klasemen dengan 37 poin (W12 D4 L2) usai kemenangan ini.
Forza Milan – untung Milan tetap menang meski penalti gagal! Bagikan pendapat Anda di kolom komentar.





